Olahraga Rutin, kok Makin Gendut?
![]() |
| Sumber : https://hellosehat.com.jpg |
Sudah bukan lagi rahasia
bahwa olahraga adalah cara jitu untuk menurunkan berat badan. Karena saat
seseorang berolahraga, terjadi pembakaran lemak di dalam tubuh.
Namun jangan salah, aktivitas yang mengeluarkan keringat ini justru bisa membuat badan tambah gemuk. Loh?
- Jika Anda merasa telah rajin berolahraga, seperti gym, atau bersepeda rutin namun berat badan tak kunjung turun.
- Coba ingat-ingat, apakah durasi waktu olahraga Anda cukup, tidak kurang bahkan lebih?
- Apa yang Anda lakukan setelah berolahraga? Makan? Makan seperti apa yang dikonsumsi?
Di sisi lain, para ahli
menyarankan agar, berhati-hati saat berolahraga. Olahraga terlalu sering dapat
menyebabkan kelelahan adrenal, yang meliputi gejala seperti pegal, sakit kepala
dan kelelahan ekstrem. Saat gejala-gejala ini menyerang, semua waktu yang Anda
habiskan untuk berolahraga malah menjadi bumerang.
Beberapa faktor yang menyebabkan olahraga rutin Anda malah berpotensi menaikan berat badan:
1.
Stres vs Berat Badan
![]() |
| Sumber : https://cdns.klimg.com/merdeka.com.jpg |
Jangan berlebihan dalam berolahraga. Aktifitas fisik yang berlebihan ini dapat meningkatkan kadar hormon kortisol (hormone yang terbentuk jika mengalami stress). Peningkatan hormone kortisol dapat menyebabkan beberapa hal seperti:
- Penambahan berat badan
- Gangguan tidur
- Peningkatan peradangan
- Kelebihan lemak pada perut (termasuk pada orang kurus)
- Kadar hormone kortisol yang meningkat akan mendorong timbulnya rasa lapar atau mengidam, sehingga peningkatan kortisol secara kronis dapat menyebabkan penambahan berat badan atau memperlambat penurunan berat badan.
2.
Pola Makan Tidak Sesuai
![]() |
| Sumber : https://static.republika.co.id.jpg |
Sering mengkonsumsi makanan bergula dan berlemak tinggi seperti junk
food, susu full cream, kentang goreng, ayam goreng tepung atau pasta dengan
saus carbonara dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
3.
Mengemil Berlebihan
![]() |
| Sumber : http://www.harnas.co.jpg |
Mengidam makanan atau memiliki keinginan nyemil yang tinggi dapat
meningkatkan berat badan walaupun Anda giat berolahraga.
Berikut beberapa fakta dan tips olahraga berikut supaya berat badan impian segera menjadi nyata!
1.
Harus seimbang
![]() |
| Sumber : https://biamdenatura.files.wordpress.com |
Untuk
menurunkan berat badan, biasanya olahraga yang dilakukan akan dikombinasikan
dengan diet atau mengontrol asupan makanan. Namun ternyata hal itu tidakklah
cukup. Karena kunci utama dalam menurunkan berat badan adalah harus seimbang.
Menurut
seorang peneliti dan Mayo clinic, Michael Joyner, seimbang yang dimaksud adalah
antara kalori yang masuk dan kalori yang keluar dari tubuh harus sama. Atau
setidaknya kalori yang masuk tidak terlalu banyak berbeda. Misalnya kamu makan
sekitar 1.200 kalori pada satu hari, artinya kamu juga harus berolahraga atau
beraktivitas untuk membakar jumlah kalori yang sama.
2. Jangan olahraga berlebihan
![]() |
| Sumber : https://hellosehat.com.jpg |
Terlalu
berlebihan dalam berolahraga malah bisa berdampak buruk bagi tubuh, lho.
Bukannya menurunkan berat badan, olahraga terlalu keras bahkan hingga melewati
batas kemampuan tubuh malah bisa mengacaukan hormon. Dampaknya tak sebatas
kelelahan, tapi juga penurunan kinerja, dan penumpukan lemak di sekitar perut.
Untuk
menghindarinya, kamu perlu untuk mengatur “porsi” olahraga harian. Bisa dengan
cara memilih olahraga intensitas rendah dengan durasi yang panjang atau
olahraga singkat namun memiliki intensitas yang tinggi.
3.
Hindari stress
![]() |
| Sumber : https://hellosehat.com.jpg |
Meski
telah membatasi dan mengurangi porsi makan harian, nyatanya kamu masih bisa mengalami
peningkatan berat badan. Hal tersebut terjadi karena peran dari hormon kortisol
alias hormon stres. Ternyata, berolahraga terlalu keras dan diet ketat juga
bisa menyebabkan stres, lho.
Saat
seseorang mengalami stres, hormon yang ada di dalam tubuh pun menjadi kacau.
Jika hal itu terjadi, artinya ada kemungkinan program penurunan berat badan
akan berantakan. Produksi hormon kortisol yang berlebihan juga bisa memicu
timbulnya rasa lapar. Hal ini membuat seseorang mencari makanan terutama
makanan manis dan tinggi kalori untuk “menenangkan” diri.
Ada beberapa langkah dapat dilakukan untuk mencegah stress yang berkaitan dengan kenaikan berat badan:
- Mengatur jadwal aktifitas fisik yang dilakukan
- Memberikan waktu untuk tubuh beristirahat diantara jadwal berolahraga
- Menambahkan jadwal yoga atau meditasi
4.
Kurang tidur
![]() |
| Sumber : https://hellosehat.com.jpg |
Selain
stres, kurang tidur juga dapat mengacaukan siklus hormon yang ada pada tubuh.
Lagi-lagi perubahan hormon ini akan memicu rasa lapar dan membuat kamu sulit
untuk berhenti makan. Alhasil, berat badan impian terasa semakin sulit saja
untuk dicapai.
Selain
itu, kurang tidur juga bisa membuat tubuh kekurangan energi untuk berolahraga.
Akhirnya olahraga yang kamu lakukan menjadi tidak efektif dalam membakar lemak.
Untuk menghindari hal ini, pastikan kamu memiliki tidur malam yang cukup dan
berkualitas. Sehingga kamu pun memiliki energi yang cukup untuk berolahraga dan
membakar lemak yang menumpuk di tubuh.
“Olahraga
adalah raja dan gizi adalah ratu. Gabungkan keduanya dan anda akan mendapatkan
sebuah kerajaan”
Referensi
:
https://vivahealth.co.id/article/detail/13427/olahraga-rutin,-kok-tambah-gendut








Mantap kak
BalasHapussangat bermanfaat untuk mencegah obesitas tinggi, terima kasih kak
BalasHapusmakasih kak sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih 👍🏻👍🏻
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusMantapp sangat bermanfaat
BalasHapusWah sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih kak sangat bermanfaat infonya
BalasHapusMantap
BalasHapusManta0
BalasHapusSiip
BalasHapusWahhh keren nih infonya 👍🏼 lanjutkan
BalasHapus