Sabtu, 07 November 2020

MITOS DIET MALAH MERUSAK DIET

 MITOS DIET MALAH MERUSAK DIET

Sumber : https://i2.wp.com.jpg
 

Meningkatkan kesadaran akan hidup sehat membuat banyak masyarakat yang ingin memiliki berat tubuh ideal. Salah satu untuk mencapainya adalah menjalani diet. Banyak orang yang melakukan diet untuk menurunkan berat badan namun terjebak pada mitos-mitos yang bahkan belum terbukti kebenarannya. Bukannya membantu menurunkan berat badan, informasi yang salah itu bisa-bisa membuat bobot Anda bertambah. Mitos diet sering kali digunakan untuk menasehati seseorang yang memiliki berat badan berlebih, namun tanpa fakta yang mendukungnya. Banyak mitos yang terdengar di masyarakat terkait dengan upaya menurunkan berat badan.

Berikut beberapa mitos dan faktanya :

Mitos pertama: Tidak sarapan membantu menurunkan berat badan

Sumber : https://image-cdn.medkomtek.com.jpg

Melewatkan sarapan banyak dianggap sebagai pola diet yang mampu menurunkan berat badan karena melewatkan satu waktu makan. Padahal melewatkan sarapan bisa membuat kamu merasa lelah dan lapar berat menjelang siang.

Rasa lapar ini justru akan membuat kamu lebih ingin memakan cemilan. Beberapa kasus, banyak orang yang makan pada saat sarapan justru lebih cenderung mempertahankan berat badan yang sehat daripada mereka yang tidak sarapan.

Mitos kedua: Tidak makan melebihi jam 8 malam

Sumber : https://cms.sehatq.com.jpg

Banyak orang menganggap jika makan terlalu malam, atau hingga jam 8 malam akan menyebabkan kegemukan. Padahal tidak banyak penelitian yang membenarkan hal tersebut.

Memang sistem pencernaan akan lebih bekerja dengan baik apabila kamu tidak makan banyak sebelum tidur. Namun, sekalipun kamu makan malam yang yang sedikit terlambat tidak akan membuat kamu menjadi lebih gemuk.

Mitos ketiga: Mengurangi karbohidrat mampu menurunkan berat badan

Sumber : https://asset-a.grid.id.jpg

Tidak mengonsumsi karbohidrat dianggap menjadi bagian dari pola diet yang baik. Padahal, tidak semua jenis karbohidrat itu buruk. Karbohidrat memiliki dua bentuk, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat sederhana banyak ditemukan dalam makanan seperti kue dan permen. Sedangkan karbohidrat kompleks banyak ditemukan dalam roti gandum, kacang-kacangan, dan buah.

Karbohidrat sederhana minim akan vitamin dan nutrisi, sedangkan karbohidrat kompleks memiliki banyak nutrisi yang baik untuk kamu. Kamu boleh mengurangi karbohidrat sederhana, namun harus tetap mempertahankan asupan karbohidrat kompleks pada menu diet.

Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi utama dalam yang membantu memberikan energi bagi tubuh. Ada tiga jenis utama karbohidrat yang ditemukan dalam makanan: gula, pati, dan serat. Bagi orang dewasa sehat dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat sekitar 300-400 gram per hari.

Sedangkan saat menjalani diet, orang dewasa sehat dianjurkan untuk mengurangi jumlah karbohidrat hingga setengahnya, yaitu sekitar 150-200 gram.

Mitos keempat: Percaya pada makanan berlabel “rendah lemak”

Sumber : https://ds393qgzrxwzn.cloudfront.net.jpg

Fakta yang terjadi adalah banyak makanan atau minuman kemasan yang dilabeli “rendah lemak” justru mengandung banyak gula, tepung, maupun garam sebagai pengganti lemak yang dikurangi. Makanan dengan label seperti itu memiliki lebih banyak kalori daripada makanan tanpa label tersebut.

Selalu perhatikan label nutrisi pada kemasan untuk melihat berapa banyak kalori dalam satu porsi makanan atau minuman berlabel “rendah lemak tersebut”.

Mitos kelima: Percaya bahwa puasa mampu menurunkan berat badan

Sumber : https://blue.kumparan.com.jpg

Banyak orang percaya bahwa puasa mampu menurunkan berat badan. Untuk jangka pendek mungkin iya. Namun untuk jangka panjang justru tidak direkomendasikan. Puasa dalam jangka panjang dengan komposisi nutrisi yang tidak teratur justru dapat menghilangkan lemak, massa otot dan jaringan tanpa lemak.

Hilangnya jaringan otot tanpa lemak menyebabkan penurunan tingkat metabolisme basal pada tubuh kamu. Metabolisme basal sendiri adalah jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Puasa yang terlalu ekstrem juga dapat membuat kamu lebih mudah merasa pusing atau lemah.

Mitos keenam: Percaya bahwa minuman berlabel “rendah kalori” baik untuk menurunkan berat badan

Sumber : https://i2.wp.com/farmasetika.com.jpeg

Anggapan bahwa minuman dengan label “rendah kalori” mampu menurunkan berat badan ternyata salah. Karena kebanyakan minuman seperti ini menggunakan lebih banyak pemanis buatan dibandingkan gula alami.

Mitos ketujuh: sengaja menahan lapar untuk menurunkan berat badan

Sumber : https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net.jpg

Sengaja menahan lapar sangat tidak baik bagi kondisi tubuh. Menahan lapar dalam jangka panjang menyebabkan metabolisme tubuh terganggu dan membuat tubuh kehilangan lebih banyak massa otot dibandingkan lemak.

Mitos kedelapan: Hindari kopi saat diet

Sumber : https://assets-a1.kompasiana.com.jpeg

Anda tidak harus menghindari kopi saat diet. Ini karena kopi memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah penyakit jantung, diabetes, dan penyakit metabolik lain jika dikonsumsi sebanyak 2-3 cangkir sehari.

Yang berbahaya bukanlah kopi, melainkan gula yang sering menjadi campurannya. Begitu juga dengan kue atau camilan manis dan berlemak lainnya, yang kerap menjadi teman ketika minum kopi.

Mitos kesembilan: Penggunaan alat bantu untuk mengeluarkan keringat dapat turunkan berat badan

Sumber : https://cdn.shopify.com.jpg

Banyak alat bantu untuk mengeluarkan keringat yang mengklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Padahal, keringat yang dikeluarkan karena alat tersebut adalah cairan dari dalam tubuh, bukan akibat proses pembakaran lemak. Dengan kata lain, penggunaan alat tersebut hanya mampu mengeluarkan cairan dari dalam tubuh. Sedangkan lemak tetap pada tempatnya. Ini karena lemak hanya dapat dibakar dengan aktivitas fisik seperti olahraga selama 30 menit per hari.

Mitos kesepuluh: Banyak minum air putih efektif menurunkan berat badan

Sumber : https://statik.tempo.co.jpg

Minum air putih dalam jumlah banyak tidak akan memengaruhi berat badan Anda secara langsung. Hanya saja, jika mengonsumsi air putih lebih sering dan lebih banyak, Anda akan merasa kenyang lebih lama.

Tapi ingat, yang dikonsumsi adalah air putih yang mengandung 0 kalori. Bukan minuman berasa lain, yang justru mengandung gula sederhana. Ini karena jenis minuman tersebut bisa mendatangkan bahaya bila dikonsumsi secara berlebihan.

 

Setelah mengetahui fakta di balik mitos diet di atas, diharapkan Anda dapat lebih bijak dalam menanggapi segala informasi yang beredar. Jangan sampai informasi yang didapatkan malah mendatangkan malapetaka untuk Anda.

 

 

 "Berolahragalah agar bugar, bukan kurus. Makan untuk menyehatkan tubuhmu dan selalu abaikan para pembenci. Kamu lebih berharga dari yang kamu sadari."

 

Referensi :

https://vivahealth.co.id/article/detail/13423/mitos-diet-malah-merusak-diet

https://cantik.tempo.co/read/1269149/jangan-percaya-6-mitos-diet-ini-niatnya-kurus-malah-gemuk/full&view=ok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Lain