Rabu, 04 November 2020

Olahraga Rutin, kok Makin Gendut?

 

Olahraga Rutin, kok Makin Gendut?

 

Sumber : https://hellosehat.com.jpg

Sudah bukan lagi rahasia bahwa olahraga adalah cara jitu untuk menurunkan berat badan. Karena saat seseorang berolahraga, terjadi pembakaran lemak di dalam tubuh.

Namun jangan salah, aktivitas yang mengeluarkan keringat ini justru bisa membuat badan tambah gemuk. Loh?

  • Jika Anda merasa telah rajin berolahraga, seperti gym, atau bersepeda rutin namun berat badan tak kunjung turun.
  • Coba ingat-ingat, apakah durasi waktu olahraga Anda cukup, tidak kurang bahkan lebih?
  • Apa yang Anda lakukan setelah berolahraga? Makan? Makan seperti apa yang dikonsumsi?

Di sisi lain, para ahli menyarankan agar, berhati-hati saat berolahraga. Olahraga terlalu sering dapat menyebabkan kelelahan adrenal, yang meliputi gejala seperti pegal, sakit kepala dan kelelahan ekstrem. Saat gejala-gejala ini menyerang, semua waktu yang Anda habiskan untuk berolahraga malah menjadi bumerang.

Beberapa faktor yang menyebabkan olahraga rutin Anda malah berpotensi menaikan berat badan:

1.      Stres vs Berat Badan

Sumber : https://cdns.klimg.com/merdeka.com.jpg

Jangan berlebihan dalam berolahraga. Aktifitas fisik yang berlebihan ini dapat meningkatkan kadar hormon kortisol (hormone yang terbentuk jika mengalami stress). Peningkatan hormone kortisol dapat menyebabkan beberapa hal seperti:

  • Penambahan berat badan
  • Gangguan tidur
  • Peningkatan peradangan
  • Kelebihan lemak pada perut (termasuk pada orang kurus)
  • Kadar hormone kortisol yang meningkat akan mendorong timbulnya rasa lapar atau mengidam, sehingga peningkatan kortisol secara kronis dapat menyebabkan penambahan berat badan atau memperlambat penurunan berat badan.

2.      Pola Makan Tidak Sesuai

Sumber : https://static.republika.co.id.jpg

Sering mengkonsumsi makanan bergula dan berlemak tinggi seperti junk food, susu full cream, kentang goreng, ayam goreng tepung atau pasta dengan saus carbonara dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

3.      Mengemil Berlebihan

Sumber : http://www.harnas.co.jpg

Mengidam makanan atau memiliki keinginan nyemil yang tinggi dapat meningkatkan berat badan walaupun Anda giat berolahraga.

 

Berikut beberapa fakta dan tips olahraga berikut supaya berat badan impian segera menjadi nyata!  

1.      Harus seimbang

Sumber : https://biamdenatura.files.wordpress.com

Untuk menurunkan berat badan, biasanya olahraga yang dilakukan akan dikombinasikan dengan diet atau mengontrol asupan makanan. Namun ternyata hal itu tidakklah cukup. Karena kunci utama dalam menurunkan berat badan adalah harus seimbang.

Menurut seorang peneliti dan Mayo clinic, Michael Joyner, seimbang yang dimaksud adalah antara kalori yang masuk dan kalori yang keluar dari tubuh harus sama. Atau setidaknya kalori yang masuk tidak terlalu banyak berbeda. Misalnya kamu makan sekitar 1.200 kalori pada satu hari, artinya kamu juga harus berolahraga atau beraktivitas untuk membakar jumlah kalori yang sama.

2.      Jangan olahraga berlebihan

Sumber : https://hellosehat.com.jpg

Terlalu berlebihan dalam berolahraga malah bisa berdampak buruk bagi tubuh, lho. Bukannya menurunkan berat badan, olahraga terlalu keras bahkan hingga melewati batas kemampuan tubuh malah bisa mengacaukan hormon. Dampaknya tak sebatas kelelahan, tapi juga penurunan kinerja, dan penumpukan lemak di sekitar perut.

Untuk menghindarinya, kamu perlu untuk mengatur “porsi” olahraga harian. Bisa dengan cara memilih olahraga intensitas rendah dengan durasi yang panjang atau olahraga singkat namun memiliki intensitas yang tinggi.


3.     
Hindari stress

Sumber : https://hellosehat.com.jpg

Meski telah membatasi dan mengurangi porsi makan harian, nyatanya kamu masih bisa mengalami peningkatan berat badan. Hal tersebut terjadi karena peran dari hormon kortisol alias hormon stres. Ternyata, berolahraga terlalu keras dan diet ketat juga bisa menyebabkan stres, lho.

Saat seseorang mengalami stres, hormon yang ada di dalam tubuh pun menjadi kacau. Jika hal itu terjadi, artinya ada kemungkinan program penurunan berat badan akan berantakan. Produksi hormon kortisol yang berlebihan juga bisa memicu timbulnya rasa lapar. Hal ini membuat seseorang mencari makanan terutama makanan manis dan tinggi kalori untuk “menenangkan” diri.

 

Ada beberapa langkah dapat dilakukan untuk mencegah stress yang berkaitan dengan kenaikan berat badan:

  • Mengatur jadwal aktifitas fisik yang dilakukan
  • Memberikan waktu untuk tubuh beristirahat diantara jadwal berolahraga
  • Menambahkan jadwal yoga atau meditasi

4.      Kurang tidur

Sumber : https://hellosehat.com.jpg

Selain stres, kurang tidur juga dapat mengacaukan siklus hormon yang ada pada tubuh. Lagi-lagi perubahan hormon ini akan memicu rasa lapar dan membuat kamu sulit untuk berhenti makan. Alhasil, berat badan impian terasa semakin sulit saja untuk dicapai.

 

Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat tubuh kekurangan energi untuk berolahraga. Akhirnya olahraga yang kamu lakukan menjadi tidak efektif dalam membakar lemak. Untuk menghindari hal ini, pastikan kamu memiliki tidur malam yang cukup dan berkualitas. Sehingga kamu pun memiliki energi yang cukup untuk berolahraga dan membakar lemak yang menumpuk di tubuh.

 

“Olahraga adalah raja dan gizi adalah ratu. Gabungkan keduanya dan anda akan mendapatkan sebuah kerajaan”

 

Referensi :

https://health.detik.com/diet/d-4373304/sudah-rutin-olahraga-tapi-masih-gemuk-juga-mungkin-ini-sebabnya

https://vivahealth.co.id/article/detail/13427/olahraga-rutin,-kok-tambah-gendut

 

13 komentar:

Postingan Lain